Pemkot Jambi Respons Keluhan Warga, Distribusi Air Bersih di Kenali Asam Segera Dibenahi
WIB News – Keluhan warga terkait terbatasnya distribusi air bersih di RT 13, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, mendapat perhatian Pemerintah Kota Jambi. Pemkot bersama Perumda Tirta Mayang menyiapkan langkah pembenahan agar waktu pengaliran air kepada masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha bersama Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Arianto turun langsung mengecek kondisi distribusi air bersih di kawasan tersebut, Kamis (4/6/2026).
Kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Di RT 13 sendiri terdapat sekitar 210 kepala keluarga yang sebagian besar merasakan gangguan distribusi, terutama pada siang hingga malam hari.
Diza mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Jambi setelah menerima aspirasi masyarakat terkait pelayanan air bersih.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan persoalan yang dihadapi warga tidak berhenti pada pendataan, tetapi segera diikuti dengan langkah penyelesaian.
“Dari laporan warga, selama ini air hanya mengalir sekitar enam jam, bahkan lebih banyak pada malam hingga dini hari sehingga warga harus menampung air. Kondisi ini tentu belum ideal,” ujar Diza.
Pemkot Jambi bersama Perumda Tirta Mayang kemudian melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi yang selama ini berjalan. Hasilnya, pemerintah menargetkan waktu pengaliran air dapat meningkat hingga sekitar 20 jam per hari.
Sementara itu, sekitar empat jam akan digunakan untuk kebutuhan operasional sistem distribusi.
“Insya Allah setelah pembenahan dilakukan, distribusi air akan meningkat menjadi sekitar 20 jam per hari. Ini tentu jauh lebih baik dibanding kondisi yang dirasakan masyarakat selama beberapa tahun terakhir,” kata Diza.
Diza juga meminta masyarakat tetap aktif menyampaikan laporan apabila terjadi gangguan pelayanan. Warga dapat menyampaikan pengaduan melalui ketua RT, lurah maupun camat. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat Call Center 112 Kota Jambi.
Pompa Booster Jadi Penyebab Gangguan
Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Arianto menjelaskan, pihaknya telah mengidentifikasi penyebab utama terganggunya distribusi air di kawasan Villa Kenali, Mayang Ujung, Kebun Daging dan sekitarnya.
Menurut Arianto, gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan pompa booster Kebun Daging yang selama ini menjadi salah satu penunjang distribusi air ke kawasan tersebut.
Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, Perumda Tirta Mayang terpaksa melakukan rekayasa jaringan dengan mengambil pasokan dari sumber air lain.
Salah satunya melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) M. Kuku yang sejatinya melayani pelanggan di wilayah Jambi Selatan.
“Kami harus berbagi distribusi dengan wilayah lain agar seluruh pelanggan tetap mendapatkan air. Akibatnya, pengaliran dilakukan secara bergantian. Kondisi ini memang membuat pelayanan menjadi kurang maksimal bagi sebagian pelanggan, termasuk di RT 13 ini,” jelas Arianto.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara permanen, Perumda Tirta Mayang telah melakukan pengadaan pompa baru pada Mei 2026.
Pompa berkapasitas 100 liter per detik tersebut didatangkan dari Italia dan akan digunakan untuk memperkuat sistem distribusi air ke kawasan yang selama ini mengalami gangguan.
Arianto mengatakan, setelah pompa baru terpasang dan beroperasi penuh, distribusi air ke wilayah Villa Kenali, Mayang Ujung dan Kebun Daging ditargetkan kembali normal.
Waktu pengaliran bahkan ditargetkan mencapai sekitar 20 jam per hari.
“Setelah pemasangan dan operasional penuh nanti, distribusi air ke wilayah Villa Kenali, Mayang Ujung, dan Kebun Daging akan kembali normal dengan target pelayanan mencapai 20 jam per hari,” ungkapnya.
Arianto memastikan persoalan yang saat ini dibenahi lebih berkaitan dengan sistem distribusi, bukan kualitas air.
Ia menyebut kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat masih memenuhi standar yang berlaku, termasuk dari aspek kejernihan, pH dan sejumlah parameter lainnya.
“Jadi yang menjadi fokus pembenahan saat ini adalah aspek distribusinya,” tegas Arianto.
Pemkot Jambi berharap pembenahan jaringan dan pengoperasian pompa baru tersebut dapat segera meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk merespons setiap keluhan warga secara cepat, sehingga akses terhadap air bersih sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara lebih optimal dan berkelanjutan.


