Atletico Madrid 4-0 Barcelona, Diego Sangat Puas Buat Yamal Tidak Nyaman di Copa del Rey
– Diego Simeone yakin pemainnya bisa membuat Lamine Yamal merasa tidak nyaman, jelang laga Atletico Madrid melawan Barcelona di Copa del Rey.
Meski Lamine Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak hat-trick di LaLiga abad ini, tetapi Diego memiliki rencana untuk menetralisir kehebatannya.
Lamine Yamal mencetak hat-trick saat Barca menghancurkan Villarreal 4-1 di LaLiga pada hari Sabtu.
Diego Simeone sempat memuji kemampuan Lamine Yamal selama pertandingan di Camp Nou melawan timnya.
“Dia pemain yang sangat bagus, bisa mengubah jalannya pertandingan, terutama di sepertiga lapangan terakhir,” kata Diego Simeone.
Dia mengungkapkan, ada trik khusus di mana tim asuhannya bisa membuat pemain 18 tahun itu kesulitan dalam mencetak gol.
“Namun jika kita bisa menyerang dari sisi itu, kita bisa memaksanya masuk ke area di mana dia merasa paling tidak nyaman, yaitu bertahan,” ungkapnya.
Atletico unggul atas Barcelona 4-0 dan berhasil mencapai final piala domestik pertama mereka sejak 2012-13.
Hari ini mereka sukses melampaui leg kedua berlangsung di Camp Nou dan melaju ke pertandingan puncak melawan Real Sociedad atau Athletic Club.
Pekan lalu, tim Diego juga menghancurkan Club Brugge 4-1 di Liga Champions dan masuk babak 16 besar dari hasil perjuangan mereka.
Atleti juga dinilai relatif mudah melawan Tottenham yang sedang berjuang di Premier League.
“Kami tampil bagus di Copa America, tampil bagus di Liga Champions. Banyak skenario yang mungkin terjadi,” katanya.
Pelatih Argentina itu mengaku akan terus mewarisi pencapaiannya kepada skuadnya agar terus menampilkan yang terbaik.
“Saya telah memberikan segalanya sebagai pemain, dan sekarang saya tidak lagi berada di lapangan, saya ingin memberi tahu rekan-rekan bahwa bermain dalam pertandingan seperti ini sungguh luar biasa,” terangnya.
Dia memegang rasa optimisnya yang tinggi dan sangat yakin agar timnya tidak terkalahkan dengan tim lawan mana pun.
“Anda perlu bermain dengan kualitas, bakat, keyakinan, kepemimpinan, dan yang terpenting, tekad,” ujarnya.
Trofi besar terakhir klub ini adalah gelar liga pada musim 2020-21, tetapi Simeone optimis tentang harapan mereka di berbagai bidang.
“Kami puas dengan posisi kami saat ini, karena kami berjuang untuk apa yang kami inginkan,” tambahnya.*

