Bank Jambi Percepat Pemulihan Layanan, OJK Dorong Penguatan Sistem dan Kepercayaan Nasabah

Pembangunan Gedung Baru KCU Bank Jambi. (Gemini Generated)

– Upaya pemulihan dan peningkatan kualitas layanan di Bank Jambi terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah sempat mengalami gangguan sistem akibat insiden keamanan digital pada Februari 2026 lalu, bank milik daerah tersebut kini memasuki tahap lanjutan dalam proses perbaikan dan penguatan sistem operasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi mengonfirmasi telah menerima laporan hasil audit forensik terkait insiden tersebut. Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara, mengatakan laporan resmi hasil audit telah disampaikan kepada OJK pada awal Juni 2026.

“Benar, kami telah menerima surat penyampaian hasil audit forensik yang tertanggal 2 Juni 2026,” ujar Yan Iswara.

Hasil audit tersebut menjadi dasar bagi Bank Jambi untuk mempercepat berbagai langkah perbaikan, terutama dalam memastikan layanan perbankan kembali berjalan optimal dan aman bagi nasabah.

Sejak gangguan terjadi, manajemen Bank Jambi telah melakukan serangkaian upaya pemulihan guna menjaga stabilitas operasional dan memastikan keamanan dana nasabah.

Sejumlah layanan yang sebelumnya terdampak, termasuk layanan ATM dan perbankan digital, terus dinormalisasi secara bertahap agar dapat melayani kebutuhan transaksi masyarakat dengan lebih baik.

Sebagai bagian dari proses perbaikan, OJK memberikan sejumlah arahan strategis kepada Bank Jambi. Fokus utama diarahkan pada percepatan pemulihan layanan operasional dan layanan elektronik perbankan agar kembali berfungsi secara normal, cepat, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Selain itu, Bank Jambi juga didorong untuk memperkuat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya pada sektor tabungan, melalui langkah-langkah yang mengacu pada hasil audit forensik dan ketentuan yang berlaku.

OJK turut menekankan pentingnya penguatan strategi pemasaran dan relationship management untuk meningkatkan kembali kepercayaan nasabah.

Program-program yang mampu memperkuat loyalitas dan keyakinan masyarakat terhadap layanan Bank Jambi dinilai menjadi faktor penting dalam proses pemulihan pascainsiden.

Tak kalah penting, seluruh temuan dan rekomendasi dalam audit forensik diminta untuk segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan, sistem teknologi informasi, serta pengendalian internal yang lebih baik.

Dengan diterimanya hasil audit forensik tersebut, Bank Jambi kini memiliki pijakan yang lebih kuat untuk melanjutkan proses transformasi dan perbaikan layanan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keamanan sistem, meningkatkan kualitas pelayanan digital, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap bank kebanggaan daerah tersebut.

Perbaikan yang terus dilakukan menjadi komitmen Bank Jambi untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin andal, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan nasabah di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan layanan digital yang semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *