Agensi NewJeans, ADOR, Gagal Jual Jutaan Album, Ungkap Alami Kerugian Hingga Miliaran
WIBNEWS.COM – 1,61 juta kopi album NewJeans dikabarkan gagal terjual hingga memicu kerugian besar agensi ADOR.
Menurut laporan terbaru dari media keuangan The Bell, agensi NewJeans ini sempat memiliki aset persediaan senilai ₩15,1 miliar KRW (Rp176,1 miliar) pada akhir tahun 2025.
Namun, persediaan album NewJeans yang ada justru tidak laku dan mengurangi biaya hingga ADOR harus mencari jalan lain untuk laba operasi jelang peluncuran produk baru.
“Agar ADOR dapat memulihkan valuasi di masa mendatang, perusahaan perlu mengatasi kerugian penurunan nilai pada aset-aset yang terakumulasi ini dan meningkatkan efisiensi modal melalui peluncuran lini bisnis baru,” kata orang dalam industri.
Selama satu tahun terakhir tercatat tidak ada perilisan album baru atau peluncuran merchandise dari NewJeans.
Penjualan album yang tadinya harus menjadi pemasukan perusahaan, kini harus menjadi hambatan atas menumpuknya album yang ada di gudang.
“Aset persediaan yang sebelumnya meningkatkan keuntungan di atas kertas kini secara efektif menjadi persediaan bermasalah,” tambahnya.
Salah satu stok album NewJeans yang belum rilis dan gagal di pasaran tahun 2023, yaitu Get Up.
Get Up terjual lebih dari 1,6 juta kopi di minggu pertama rilisnya, dan yang lainnya masih menumpuk di gudang.
Akibatnya, sebagian besar inventaris perusahaan yang ada dilaporkan tidak mendatangkan pemasukan bagi perusahaan.
Situasi ini menjadi lebih terlihat karena aset ADOR secara keseluruhan menurun dari 96 miliar KRW (Rp1,1 triliun) menjadi 78,4 miliar KRW (Rp916,3 miliar) selama periode yang sama.
Bahkan, ada album NewJeans yang dirilis di tahun 2024, masih tersimpan dan belum terjual hingga saat ini.
Ditambah lagi, perputaran persediaan ADOR turun dari 4,74 kali pada tahun 2024 menjadi hanya 0,72 kali pada tahun 2025.
Persediaan sekarang justru menimbulkan kekhawatiran agar produk-produk tersebut dapat diubah menjadi uang tunai secara singkat.
Di samping itu, salah satu anggota NewJeans, Danielle, dikabarkan telah mengakhiri kontraknya, dan anggota lainnya masih belum ada kabar aktif.
Aktivitas grup mereka nampaknya sepenuhnya terhenti di tengah perselisihan kontrak yang sedang berlangsung dengan ADOR.
Selama perselisihan antara HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, HYBE mengklaim bahwa hal tersebut disebabkan karena lebih dari satu juta kopi album tersebut masih belum terjual.
Perusahaan tersebut juga menyatakan bahwa 3,5 juta kopi telah diproduksi dan sekitar 1,61 juta kopi masih berada dalam stok hingga tahun 2024.***

