Bupati Batang Hari, Fadhil Arief Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji
– Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Batang Hari tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi di Serambi Rumah Dinas Bupati, Sabtu (27/6/2026).
Suasana penyambutan berlangsung penuh kehangatan sebagai ungkapan rasa syukur atas kembalinya para jemaah dari Tanah Suci dalam keadaan selamat.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari, Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Hari, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fadhil Arief menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dengan kondisi sehat setelah menunaikan rukun Islam kelima.
Menurutnya, perjalanan ibadah haji dari keberangkatan hingga kepulangan merupakan perpaduan antara ikhtiar, doa, dan kehendak Allah SWT. Karena itu, selain bertawakal, setiap umat Islam juga dituntut untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menjalankan setiap ibadah.
“Manusia hanya dapat berusaha, sedangkan Allah SWT yang menentukan hasilnya. Doa memiliki kekuatan yang luar biasa, namun harus diiringi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan setelah menunaikan ibadah haji adalah menjaga kemabruran dengan mempertahankan kualitas iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari. Bupati berharap para jemaah mampu menjadi teladan di tengah masyarakat melalui peningkatan amal ibadah dan akhlak yang baik.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama instansi terkait telah melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji pada masa mendatang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf apabila masih ada pelayanan yang belum maksimal. Hasil evaluasi yang telah dilakukan akan menjadi dasar perbaikan agar pelayanan haji ke depan semakin baik,” katanya.
Selain itu, Bupati mengimbau para jemaah agar menjaga kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci. Ia menyarankan agar para jemaah tidak memaksakan diri menerima terlalu banyak tamu pada hari-hari awal kepulangan dan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.
Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat merupakan bagian penting dari ikhtiar sehingga dapat mendukung pelaksanaan ibadah dengan lebih baik.
Menjelang akhir sambutannya, Muhammad Fadhil Arief mengajak seluruh jemaah untuk terus mendoakan keluarga, masyarakat, serta para jemaah yang telah wafat agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ia berharap nilai-nilai kemabruran haji dapat terus dipertahankan sehingga para jemaah menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan turut memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Semoga Bapak dan Ibu senantiasa menjaga kemabruran haji, memperkuat keimanan, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta seluruh amal ibadah diterima Allah SWT,” tutupnya

