Di Tengah Polemik Piala Dunia, Mantan Bos UEFA Gugat Presiden FIFA: Dia Harus Pergi
WIBNEWS.COM – Michel Platini, legenda sepak bola Prancis dan Mmantan presiden UEFA menyinggung sosok presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait jabatannya yang kontroversi.
Platini menegaskan bahwa Infantino tidak layak untuk melanjutkan katirnya dan mengecam deretan polemik Piala Dunia di Amerika Utara.
Pria Swiss -Italia itu pernah memanfaatkan kesempatan menjadi Presiden FIFA tahun 2016 ketika Platini mendapatkan tuduhan penipuan.
Platini pernah dituduh melakukan penipuan saat menjabat sebagai presiden UEFA, dan dianggap ingin mengincar posisi puncak di FIFA untuk menggantikan Sepp Blatter.
Sepp juga dituduh memberikan pembayaran ilegal sebesar 2 juta dolar kepadanya.
Platini akhirnya dibebaskan dari segala tuduhan pada tahun 2025 tetapi dipaksa untuk mengundurkan diri pada saat itu.
Dia juga menggugat mantan pejabat FIFA Marco Villiger dan Domenico Scala, di Prancis.
Pria 71 tahun itu menuntut ganti rugi atas semua kerugian yang dideritanya sebagai akibat kecurangan yang membuatnya tidak terpilih sebagai Presiden FIFA pada tahun 2015.
Dia menuduh ketiganya melakukan konspirasi kriminal untuk membuat tuduhan palsu.
Infantino gagal membawa investasi swasta ke dalam acara-acara FIFA, seperti Piala Dunia, dan dikecam oleh dunia.
“Urusan ekonomi adalah satu hal, tetapi Infantino telah gagal karena dia adalah penjamin aturan main dan dia tidak menghormatinya,” tambahnya.
Mantan pemain Juventus itu mengkritik tentang jeda hidrasi untuk menyelenggarakan iklan di Piala Dunia yang tidak wajar.
Iklan tersebut seringkali muncul hingga empat menit di stasiun televisi.
Selain itu, aturan larangan kartu merah FIFA juga diberikan kepada penyerang Amerika Folarin Balogun
Larangan itu dibuat setelah panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump kepada Infantino.
“Jeda iklan tidak tercantum dalam peraturan, jeda babak pertama selama 30 menit di final juga tidak tercantum dalam peraturan, dan kartu merah, itu yang terburuk. Dia adalah penjamin aturan, dia tidak menghormatinya, dia harus pergi,” tegasnya.
Infantino kabarnya brencana akan mendatangkan investasi swasta yang dianggap sebagai penyelewengan manajemen kriminal terkait pendanaan swasta tersebut.
“Bukan lembaga olahraga yang akan menyelesaikan masalah ini dan menjatuhkannya. Jika UEFA ingin menjatuhkan Infantino, itu akan melalui jalur hukum. Saya selalu tahu bahwa dia mencintai uang dan kekuasaan,” tambahnya.***
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


