Direktur Utama Bank Jambi : Pengungkapan Kasus Hacker Jadi Momentum Pulihkan Kepercayaan Nasabah
WIBNews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jambi atas keberhasilannya mengungkap kasus peretasan yang menyebabkan pembobolan dana nasabah.
Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya berhasil menangkap para pelaku, tetapi juga mengamankan dana nasabah senilai Rp18,9 miliar.
Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan atas langkah cepat yang dilakukan penyidik hingga berhasil mengungkap kasus tersebut dan menetapkan para tersangka.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi gerak cepat Polda Jambi dalam mengungkap kasus ini hingga berhasil menetapkan para tersangka pembobolan dana nasabah. Sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan Bank Jambi menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan,” ujar Khairul Suhairi, Selasa (14/7).
Ia menjelaskan, insiden peretasan tersebut sempat memengaruhi sejumlah layanan digital Bank Jambi, khususnya layanan mobile banking. Namun, operasional perbankan di seluruh kantor cabang maupun jaringan ATM kini telah kembali berjalan normal sehingga aktivitas transaksi nasabah tetap dapat dilakukan dengan lancar.
“Untuk pelayanan di kantor cabang maupun layanan ATM, alhamdulillah saat ini telah kembali normal. Kami juga terus menjalankan tahapan pemulihan agar layanan mobile banking dapat segera beroperasi secara optimal dengan tetap mengutamakan aspek keamanan,” jelasnya.
Menurut Khairul, proses pemulihan layanan digital dilakukan secara bertahap dan melalui pengujian menyeluruh. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan sistem memiliki tingkat keamanan yang lebih kuat sebelum kembali digunakan secara penuh oleh nasabah.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga kepercayaan masyarakat, Bank Jambi juga terus memperkuat sistem keamanan teknologi informasi melalui evaluasi menyeluruh, peningkatan infrastruktur keamanan siber, serta penerapan berbagai langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan digital sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar Bank Jambi dapat terus menghadirkan layanan yang aman, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi,” katanya.
Bank Jambi menilai keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Dengan tertangkapnya para pelaku dan berhasil diamankannya sebagian besar dana hasil kejahatan, perseroan optimistis kepercayaan nasabah terhadap layanan Bank Jambi akan semakin meningkat.
Selain terus memperkuat sistem keamanan digital, Bank Jambi memastikan akan melanjutkan berbagai inovasi layanan sebagai bentuk komitmen dalam melindungi dana dan kepentingan seluruh nasabah.
Di akhir pernyataannya, Khairul Suhairi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, IASC, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dan berkontribusi hingga kasus pembobolan dana nasabah ini berhasil diungkap dan para pelakunya dapat ditangkap,” pungkasnya.

