Kanwil KemenHAM Jambi Perkuat Budaya Sadar HAM, Libatkan Masyarakat Wujudkan Kota Jambi Aman dan Berkeadilan
– Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Jambi terus mendorong tumbuhnya budaya sadar hak asasi manusia (HAM) di tengah masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Masyarakat yang digelar di Ballroom Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, guru pendamping, pengurus OSIS, anggota Pramuka, hingga perwakilan pelajar dan mahasiswa.
Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Jambi, Sukiman, mengatakan bahwa pemahaman terhadap HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus menjadi bagian dari budaya kehidupan masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, penghormatan terhadap HAM diwujudkan melalui pemenuhan hak-hak dasar warga, seperti hak atas lingkungan yang bersih, rasa aman, perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, serta kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.
“Penguatan kapasitas HAM menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat bersama-sama menciptakan Kota Jambi yang aman, nyaman, adil, dan menghormati hak setiap warga negara,” ujar Sukiman.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi inisiatif Kanwil KemenHAM Jambi yang menghadirkan ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Sebagai narasumber utama, Maulana menekankan bahwa pembangunan Kota Jambi Bahagia tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat secara adil dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai HAM harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan rasa aman di lingkungan tempat tinggal, serta membangun kepedulian sosial dan semangat saling menghormati antarwarga.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat menikmati hak-haknya secara adil serta hidup dalam lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis,” katanya.
Sesi berikutnya menghadirkan Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., yang membahas pentingnya kesadaran HAM dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti aksi geng motor, tawuran, dan tindak kekerasan.
Ia mengajak generasi muda untuk menjaga masa depan dengan menghindari perilaku yang melanggar hukum maupun merugikan diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, Kapolresta mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga terindikasi menyalahgunakan narkoba agar segera membawa yang bersangkutan ke Polresta Jambi untuk menjalani treatment dan assessment.
Masyarakat juga didorong aktif melaporkan berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk aksi geng motor maupun tindak kriminal lainnya, melalui layanan Kepolisian 110.
Melalui kegiatan ini, Kanwil KemenHAM Jambi berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menanamkan budaya sadar HAM.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Jambi yang aman, tertib, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia dalam setiap aspek kehidupan.***

