Pemkab Batang Hari Perkuat Sinergi Forkopimda, Deklarasikan Langkah Bersama Berantas Geng Motor

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe saat memberikan sambutan

WIBNews.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka Penanganan dan Penanggulangan Geng Motor.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, yang hadir mewakili Bupati Batang Hari.

Rapat koordinasi menjadi wadah untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pencegahan sekaligus penindakan terhadap maraknya aktivitas geng motor yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai upaya penanganan dan penanggulangan geng motor yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H, Kepala Bagian Operasi Polres Batang Hari, Danramil Mersam, serta Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari.

Para narasumber menyampaikan berbagai langkah strategis yang menitikberatkan pada pendekatan hukum, pencegahan dini, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan kolaborasi antarinstansi.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang Hari, serta perwakilan siswa-siswi tingkat SMA se-Kabupaten Batang Hari.

Kehadiran unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, hingga kalangan pelajar diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam membangun kesadaran bersama untuk mencegah berkembangnya geng motor di lingkungan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan bahwa penanganan geng motor tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, tokoh agama, dan tokoh adat agar tercipta lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Permasalahan geng motor harus menjadi perhatian bersama. Penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, hingga peran keluarga. Melalui rapat koordinasi ini, kita menyatukan komitmen untuk melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum secara terpadu demi menjaga keamanan dan melindungi generasi muda Kabupaten Batang Hari,” kata Sekda Batang Hari Mula P. Rambe.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *