MPLS SMK Sulaiman Gandusari Angkat Tema Pencegahan Kenakalan Remaja oleh Babinkamtibmas Polri
WIBNEWS.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Sulaiman, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dihadiri oleh Babinkamtibnas Polri Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Aipda Nopi Teguh Suprianto (47), pada Senin (13/6/2026).
Pada momen tersebut, Nopi memberikan wawasan terkait kenakalan remaja, khususnya yang pernah ada di Kabupaten Trenggalek, sebagai salah satu materi penting yang harus dipelajari pada acara MPLS.
Tak hanya di jenjang sekolah menengah, seluruh anggota polres Trenggalek nampak terjun langsung ke sekolah-sekolah secara menyeluruh untuk ikut bergerak dalam MPLS agar lebih bermanfaat.
Kenakalan remaja kini menjadi virus tersendiri yang harus diberantas, terutama di kalangan remaja tingkat pelajar saat ini.
Banyak pelajar di Kabupaten Trenggalek masih tercatat rentan terhadap pengaruh kenakalan remaja lantaran kurangnya edukasi dari lingkungan sekitarnya.
Oleh karena itu, perlu dari pihak kepolisian untuk ikut andil dalam peran pembinaan para pelajar dengan kerjasama dari pihak sekolah untuk menangani hal ini.
Menurut data resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Trenggalek, kenakalan remaja di daerah ini meliputi bolos sekolah tercatat sebanyak 65 persen, merokok 21 persen, pakaian tidak rapi 3 persen, melanggar tata tertib sekolah 6 persen, dan menyimpan video asusila 5 persen.
Kasus lainnya juga pernah terjadi seperti pelajar sedang mengonsumsi miras di dalam kos-kosan, penggunaan obat-obatan terlarang, hingga perudungan dan bullying.
Selain itu, Nopi juga menegaskan bahwa pengetahuan seputar tertib berlalu lintas juga perlu diajarkan dalam MPLS.
Sebagai anggota Babinkamtibmas setempat, Nopi berharap agar generasi muda bisa bermanfaat bagi sekolah dan lingkungannya.
“Jadilah generasi yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, jaga Nama baik almamater, hindari perbuatan tercela dan melanggar hukum, kembangkan sikap nasionalisme, toleransi, berbudaya, dan berkebangsaan, selalu menjadi tauladan dan pelopor dalam kebaikan,” ungkapnya.***

