Resmi Tinggalkan Marseille, Aubameyang Kini Bergabung dengan Deportivo La Coruna
WIBNEWS.COM – Pierre-Emerick Aubameyang, kini dikonfirmasi telah bergabung dengan Deportivo La Coruna usai dinyatakan lepas dari Olympique Marseille.
Aubameyang mengkonfirmasi, kepindahannya justru merupakan permintaan dari klub.
“Mengingat keadaan saat itu, klub memutuskan bahwa saya harus pergi. Dan saya tidak akan menentang keinginan klub,” kata Aubameyang.
Nampaknya, campur tangan dari pihak luar menyebabkan masalah menjadi semakin besar dan sangat mengecewakan posisi Aubameyang.
“Namun saya kecewa dengan bagaimana akhirnya. Tentu saja, saya juga akan mengingat saat-saat indah yang saya lalui di sini, karena ini masih klub yang sangat istimewa dengan basis penggemar yang luar biasa. Mereka sangat menuntut, tetapi ketika Anda menang, mereka juga sama luar biasanya,” terangnya.
Pemain 37 tahun itu bangga telah memberikan yang terbaik untuk tim Roberto De Zerbi.
“Semangat saya untuk sepak bola tetap tidak berubah, dan saya masih menginginkan lebih: lebih banyak gol, lebih banyak selebrasi, lebih banyak assist. Saya berharap dapat terus menikmati olahraga ini sepenuhnya,” tegasnya.
Adapun, pencapaiannya pada musim ini untuk tim Zerbi ternyata sangat patut dibanggakan.
“Saya tidak memiliki penyesalan pribadi atas dua periode saya di Olympique Marseille. Saya selalu memberikan yang terbaik dan tidak pernah mengecewakan klub ini. Jika Anda melihat statistik saya dan membandingkannya dengan statistik pemain lain musim lalu—meskipun saya tentu berharap bisa berprestasi lebih baik—musim ini tetap patut dipuji: saya mencetak 14 gol dan memberikan 10 assist dalam 41 penampilan,” terangnya.
Meski berat meninggalkan klub ini, Aubameyang tetap siap mengukir jejak karirnya di tempat yang baru.
“Saya bukan tipe orang yang suka membuat masalah atau merasa tidak diinginkan. Saya pikir klub sudah memiliki cukup banyak masalah untuk dihadapi saat itu, termasuk kegagalan tim untuk lolos ke Liga Champions musim ini. Saya ingin sekali tetap tinggal karena saya sangat menghargai klub ini. Tetapi keadaan saat itu membuat saya tidak bisa bertahan,” tambahnya.
Sebelumnya, Marseille telah gagal melaju ke babak play-off Liga Champions UEFA pada Januari 2026.
Kekalahan tersebut disebabkan hasil akhir 0-3 dari Club Brugge di laga pamungkas kedelapan fase liga.
Akhirnya perjalanan tim harus finis di posisi 9 poin yaitu peringkat ke-25 karena selisih gol.
Marseille masuk babak perempat final (babak 8 besar) Coupe de France (Piala Prancis) musim 2025–2026 sebelum terhenti di tangan Toulouse FC melalui adu penalti.
babak perempat final setelah kalah adu penalti 3-4 dari Toulouse FC setelah bermain imbang 2-2 pada 5 Maret 2026.
Marseille tercatat sebagai salah satu klub Prancis yang tersingkir di fase liga dengan format baru ini.
Sempat muncul rumor pemecatan, namun Zerbi memastikan diri tetap melatih Marseille.***
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.


