Gelar Khitan Massal, Pemilik Pondok Dalwa: Sifat Negara Kita Sekarang Terpengaruhi  Budaya Lain

WIBNEWS.COM – Kegiatan khitan massal berlangsung di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (31/8/2026).

Sejumlah ribuan anak-anak di sekitar kampung pondok Dalwa mengikuti khitan massal dengan penuh antusiasme.

Berbagai acara tambahan dari panitia, yang terdiri dari santri dan alumni semakin menambah suasana meriah di khitan massal pondok Dalwa.

Kegiatan khitan massal dihadiri oleh Abuya Al Habib Ali Zainal Abidin bin Hasan Baharun, pemilik pondok Dalwa, serta Wakil Bupati Pasuruan, M. Shobri Asrori.

Khitan massal ditangani oleh tim medis dari klinik Dalwa, serta Habib Ali Zainal Abidin Baharun juga ikut turun tangan bersama Wakil Bupati Pasuruan.

Habib Ali Zainal Abidin Baharun mengatakan, jadwal khitan massal diselenggarakan secara berubah-ubah.

“Acara khitan tiap dua tahun yang seharusnya tiap tahun tapi karena banyak  hal jadi kita bikin dua tahun. Ini hanya salah satu acara kami di Dalwa untuk berbagi dengan masyarakat memberikan manfaat untuk sesama,” kata Habib Ali Zainal Abidin Baharun.

Adapun, tujuan lain dari adanya khitan massal di Dalwa yaitu untuk berbagi manfaat kepada masyarakat.

“Yang kedua, yang paling utama adalah ingin menanamkan pada anak murid kami, anak didik kami, alumni-alumni kami, orang-orang yang mencintai kami bahwa supaya terbangun jiwa peduli untuk sesama, bisa membantu orang lain siapapun, keluarga, sahabat, tetangga, berhak mendapatkan manfaat dari kita. Khoirunnas anfauhum linnas ini kita bangun dari momen-momen yang kita buat, ada khitan, qurban, kerja bakti, membangun masyarakat, banyak hal yang kita buat,” tambahnya.

Habib Ali menegaskan, pentingnya nilai gotong royong dijaman sekarang, perlu ditekankan kepada anak muda agar tidak hilang terpengaruh budaya barat dan media sosial.

“Tujuan utamanya adalah bagaimana membangun jiwa anak-anak didik kami, alumni kami, supaya mempunyai kepedulian dan semangat untuk berbagi memberikan manfaat untuk orang lain, itu saja. Karena kepedulian, kebersamaan, itu adalah sifat-sifat ketimuran terutama di negara kita di Indonesia, yang sekarang sudah banyak terpengaruhi dengan budaya lain,” tegasnya.

Habib Ali yakin ahwa genersi mufa yang gemar memberi manfaat kepada sesama akan mudah encapai kesuksesan.

“Maka kami ingin terus merawat bahkan membangun yang sudah hilang supaya tetap menjadi budaya yang selalu memberikan manfaat. Bahkan bukan hanya di dunia kita bisa sukses, sampai di akhirat pun kalau kita bisa bermanfaat untuk orang lain kita akan menjadi orang yang paling sukses,” ungkapnya.

Suasana khitan massal semakin meriah dengan adanya berbagai pertunjukan yang ditampilkan selama proses khitan berlangsung.

Pertunjukan tersebut menjadi hiburan bagi para peserta dan masyarakat yang hadir, sehingga suasana tidak terasa tegang.

Selain menjadi bentuk pelayanan sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat di sekitar Dalwa.***

 

Tinggalkan Balasan