Ketua DPRD Kota Jambi Reses di Telanaipura, Gerak Cepat Tindak Keluhan Warga TerkaitDrainase Penyebab Banjir
– Reses Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly berlangsung istimewa dengan kehadiran ribuan warga, Anggota DPR RI Cek Endra, dan Wali Kota Jambi dr Maulana. Dalam kegiatan tersebut, KFA langsung turun meninjau lokasi rawan banjir usai menerima keluhan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses di daerah pemilihannya, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan Cadika, RT 01 Kelurahan Telanaipura, Kota Jambi itu berlangsung meriah dan dipadati masyarakat. Reses tersebut juga dihadiri Anggota DPR RI Dapil Jambi, Cek Endra, serta Wali Kota Jambi, Maulana.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penyerapan aspirasi, reses kali ini juga memperlihatkan respons cepat Ketua DPRD Kota Jambi dalam menindaklanjuti persoalan warga.
Saat sesi tanya jawab menjelang kegiatan berakhir, warga menyampaikan keluhan terkait kawasan permukiman di RT 16 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin yang kerap dilanda banjir ketika hujan turun.
Mendengar laporan tersebut, Kemas Faried Alfarelly langsung mengajak tim teknis Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, Perumda Tirta Mayang, pihak kecamatan, hingga kelurahan untuk meninjau langsung lokasi yang dikeluhkan warga.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga menyebabkan genangan air hingga banjir. Selain itu, jalur pipa PDAM di kawasan tersebut juga dinilai menghambat aliran air dan perlu dilakukan penataan ulang.
“Hasil tinjauan memang ditemukan drainase yang tidak berfungsi maksimal dan menyebabkan genangan saat hujan. Jalur pipa PDAM juga akan ditata ulang agar aliran air lebih lancar,” ujar KFA.
Ia menambahkan, pihak Dinas PUPR dan Perumda Tirta Mayang siap melakukan perbaikan secepatnya. Namun, proses pengerjaan sempat terkendala keterbatasan lahan di lokasi tersebut.
Meski demikian, persoalan itu akhirnya menemukan solusi setelah adanya warga yang bersedia menghibahkan sebagian tanah pribadinya untuk pengembangan drainase.
“Alhamdulillah ada warga yang bersedia menghibahkan tanah pribadi demi pengembangan drainase sehingga proses perbaikan bisa segera dilakukan. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian tersebut,” tutupnya.

