Hadiri Forum Ekonomi Bisnis Jambi, Sekda Sudirman Dorong Sinergi Pengelolaan Energi

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman memberikan sambutan dalam Forum Ekonomi dan Bisnis Provinsi Jambi Tahun 2026

WIBNews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman menghadiri Forum Ekonomi dan Bisnis Provinsi Jambi Tahun 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (23/7/2026).

Forum yang mengusung tema “Prospek Sektor Energi Jambi: Arah Kebijakan RKAB Batubara, Lifting Migas, dan Dampaknya terhadap Ekonomi Daerah” ini dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary.

Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, Bank Indonesia, organisasi perangkat daerah (OPD), BPKP, akademisi, hingga pelaku usaha.

Melalui forum tersebut, para pemangku kepentingan membahas berbagai strategi penguatan kebijakan fiskal, perkembangan ekonomi daerah, serta optimalisasi potensi sumber daya alam di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Usai kegiatan, Sekda Sudirman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, sektor perbankan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan ekonomi Provinsi Jambi.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengembangan sektor energi yang menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat pembangunan sektor energi di Provinsi Jambi sehingga mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, optimalisasi sumber daya alam, khususnya sektor batu bara dan minyak serta gas bumi (migas), harus dibarengi dengan tata kelola yang baik. Selain mengejar peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi, aspek kelestarian lingkungan juga harus menjadi perhatian utama.

“Optimalisasi tentu akan memberikan dampak ekonomi yang besar, namun tata kelola migas maupun batu bara harus tetap memperhatikan aspek lingkungan. Kami berharap forum ini melahirkan inovasi dan strategi yang mampu menjawab tantangan, termasuk meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas sektor energi,” katanya.

Sudirman berharap Forum Ekonomi dan Bisnis 2026 dapat menghasilkan berbagai rekomendasi, gagasan inovatif, dan kemitraan strategis yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam membangun perekonomian Jambi yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

Di tengah tantangan ekonomi, Sudirman juga menyampaikan optimismenya terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil evaluasi hingga triwulan III, kondisi ekonomi daerah masih menunjukkan tren positif.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun tingkat inflasi Jambi sedikit berada di atas rata-rata nasional, pertumbuhan ekonomi daerah masih berada pada kisaran lebih dari empat persen dan terus menunjukkan prospek yang baik.

“Kami tetap optimistis. Dengan sinergi pemerintah, Bank Indonesia, sektor perbankan, dunia usaha, dan akademisi, pertumbuhan ekonomi Jambi akan terus membaik,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Robby Fathir Nashary, mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman bersama mengenai perkembangan, tantangan, dan prospek perekonomian Provinsi Jambi.

Menurut Robby, kondisi ekonomi saat ini memang menghadapi berbagai tantangan, namun tetap menyimpan peluang besar apabila seluruh pemangku kepentingan mampu memperkuat koordinasi dan menyusun kebijakan yang tepat.

“Melalui forum ini kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang produktif sehingga berbagai pihak dapat bertukar gagasan dan menghasilkan solusi terbaik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap masukan dari para narasumber dan peserta forum dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, menjaga stabilitas ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terselenggaranya Forum Ekonomi dan Bisnis Provinsi Jambi 2026, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat pengelolaan sektor energi, meningkatkan investasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Jambi secara berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan