Bupati Batang Hari Jadi Narasumber Pencanangan Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Literasi dan Numerasi

Bupati Batang Hari, Fadhil Arief menjadi pembicara dalam kegiatan Partisipasi Peserta untuk Pendidikan Bermutu pada acara Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional yang digelar di Jakarta

– Bupati Batang Hari, Fadhil Arief, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan “Partisipasi Peserta untuk Pendidikan Bermutu” pada acara Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional yang digelar di Jakarta, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mendorong partisipasi berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan bermutu, khususnya melalui penguatan kompetensi dasar literasi dan numerasi.

Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama sejumlah mitra pembangunan, seperti Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF Indonesia. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Pencanangan ini sekaligus menandai dimulainya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai mitra pembangunan dalam mengimplementasikan Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) di tingkat satuan pendidikan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, khususnya di kelas awal sekolah dasar, dapat berjalan lebih optimal.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas guru, penerapan metode pembelajaran yang terstruktur dan berpusat pada peserta didik, serta pemanfaatan asesmen diagnostik untuk mengukur dan menindaklanjuti capaian belajar siswa.

Kehadiran Bupati Batang Hari sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan perspektif daerah dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *