Tepis Isu Perselingkuhan, AKBP Mat Sanusi : Video Viral Masalah Internal Keluarga dan Kesalahpahaman
– Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, di sebuah rumah di kawasan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Video tersebut memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.
Dalam rekaman berdurasi sekitar 50 detik itu, terlihat seorang perempuan mendatangi rumah sambil berteriak meminta pintu dibuka.
Tak lama kemudian, seorang pria yang mengenakan topi hitam dan kaos berkerah putih keluar dari rumah tersebut.
Pria yang disebut-sebut sebagai AKBP Mat Sanusi itu kemudian diteriaki dengan tuduhan memiliki hubungan dengan perempuan lain oleh perekam video.
Rekaman tersebut pun dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi perhatian publik.
Menanggapi viralnya video tersebut, AKBP Mat Sanusi memberikan klarifikasi dan membantah seluruh tuduhan perselingkuhan yang diarahkan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan persoalan internal keluarga yang dipicu oleh kesalahpahaman.
“Masalah internal keluarga, terjadi salah paham di lokasi,” ujar Mat Sanusi saat dikonfirmasi pada Senin malam (22/6/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak yang pertama kali menyebarkan video tersebut telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepadanya.
Menurutnya, persoalan tersebut sebenarnya telah selesai, namun masih terus menjadi bahan perbincangan di media sosial.
“Oknum yang menyebarkan video itu sudah menyampaikan permohonan maaf kepada saya. Namun sampai saat ini persoalan tersebut masih terus dibahas dan digoreng, padahal masalahnya sudah selesai dan tidak ada persoalan lagi,” tegasnya.
Mat Sanusi berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia mengajak publik untuk lebih bijak dan kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.
“Semoga masyarakat dapat lebih bijak dan cerdas dalam memilih serta menyikapi informasi yang beredar,” pungkasnya.

