Akan Ada Sistem Kerja WFH Sejak Muncul Perang Timur Tengah? Sandiaga Uno: Dampaknya Masyarakat Terbawah

Education concept. Students studying and brainstorming campus concept. Close up of students discussing their subject on books textbooks and writing to notebook. Seclective focus.

WIBNEWS.COM – Sandiaga Uno sempat tanggapi keadaan ekonomi yang menyerang harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat akibat perang Timur Tengah yang sedang berlangsung sejak bulan lalu.

Dikonfirmasi sedang berada di kota terpadat AS, Sandiaga Uno menunjukkan fakta mengejutkan tentang tingginya perekonomian yang muncul dalam hitungan pekan.

“Di kota besar seperti New York saja, harga BBM bisa naik cepat dalam hitungan minggu. Ini menunjukkan betapa sensitifnya ekonomi terhadap isu geopolitik,” tulis Sandiaga Uno dalam akun Instagramnya @sandiuno.

Sandiaga Uno meminta agar masyarakat tanah air mampu menggunakan BBM dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita mulai melihat berbagai penyesuaian di Indonesia untuk menjaga konsumsi energi tetap efisien, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan. Kita tidak bisa mengontrol harga dunia, tapi kita bisa mengatur cara kita bekerja dan beradaptasi,” tambahnya.

Melalui video unggahannya, dia mengamati ada kenaikan BBM sangat cepat akibat perang Iran VS Israel dan AS.

“Sekarang saya berada di kota New York. Setelah lebih dari satu bulan agresi dan ketegangan di Timur Tengah, di mana kita lihat dinamika ekonomi di sini masih terlihat menggeliat, walaupun dari harga BBM sudah naik 20-25 persen. Lonjakan ini sangat signifikan dalam waktu yang sangat singkat,” katanya.

Mantan Menparekraf ini melihat ada gangguan BBM di dunia, sehingga meminta warganya untuk semakin bijak menggunakan energi yang dibutuhkan.

“Kita tidak tahu sampai kapan suplai minyak ini terganggu, dan harga energi dunia ini naik turun. Tapi di Indonesia ini yang harus kita pastikan bahwa kita bisa mendukung setiap langkah untuk menghemat BBM,” ujarnya.

Dia juga menanggapi adanya sistem kerja work from home (WFH) bagi masyarakat namun masih perlu dikaji lebih mendalam.

“Saya melihat ada beberapa ide yang dilontarkan seperti WFH. Saya ingin melihat  kajian lebih mendalam karena WFH ini dikhawatirkan akan menurunkan permintaan konsumsi masyarakat yang sebetulnya mendorong ekonomi kita, yaitu konsumsi rumah tangga,” ungkapnya.

Sandiaga mengkhawatirkan kondisi warga menengah ke bawah yang dipastikan akan mengalami dampak buruk dari menekan penggunaan bahan bakar.

“Jangan sampai karena kita mengurangi BBM  justru kita mematikan ekonomi kita karena berkurangnya konsumsi masyarakat. Kita fokuskan dampaknya yang seminimal mungkin untuk kelompok masyarakat terbawah, karena merekalah yang akan paling merasakan,” ucapnya.

Dia berharap akan ada keputusan yang bijak dari pemerintah untuk menangani ekonomi yang menjadi dampak dari perang Iran VS Israel dan AS.

“Dan saya yakin pemerintah dan pengambil kebijakan akan memastikan apapun kebijakan yang kita ambil akan memperkuat ekonomi kita dalam menghadapi gejolak di Timur Tengah maupun gejolak geopolitik lainnya,” jelasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *