Rebut Peringkat 3 Lomba Kaligrafi Kontemporer Tingkat Kabupaten, SMP Negeri 3 Ngadirojo Siap Unjuk Gigi

WIBNEWS.COM – Siapa sangka, kegiatan membuat kaligrafi kontemporer kini menjadi hal yang paling diminati di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Kaligrafi kontemporer bulan lalu menjadi kompetisi bergengsi di Kota Seribu Satu Goa ini, khususnya tingkat pelajar SD, SMP, SMA.

Kaligrafi kontemporer menjadi ajang kekinian, terutama seniman muslim, di mana mereka harus menyampaikan pesan keagamaan melalui lukisan.

Kaligrafi kontemporer kini menjadi tempat bersaing kaula muda, mulai dari tingkat pelajar hingga mahasiswa.

Kaligrafi kontemporer merupakan karya seni yang diciptakan untuk mengungkapkan nilai-nilai religius melalui karya senilukis.

Halaman resmi Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan, melaporkan, sebanyak 194 pelajar merupakan peserta lomba tersebut.

Acara ini digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan bekerja sama dengan Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, pada Selasa, 10 Maret 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an melalui seni kaligrafi serta menumbuhkan kreativitas dan literasi Al-Qur’an di kalangan pelajar.

Dengan tema Mencintai Al-Qur’an, sesuai dengan aturan panitia, salah satu pemenang berasal dari SMP Negeri 3 Ngadirojo, bernama Nizar yang menduduki peringkat ketiga.

Menurut akun Instagram resmi SMP Negeri 3 Ngadirojo, dia adalah siswa kelas 7B sebagai perwakilan dari sekolah untuk bersaing dalam ajang ini.

“Selamat dan sukses kepada Nizar atas prestasi luar biasa yang berhasil meraih Juara 3 Lomba Menggambar Kaligrafi Kontemporer tingkat Kabupaten Pacitan,” @sempegarojo.official (7/4/2026).

Jiwa seni yang dikeluarkan oleh Nizar melalui hasil karyanya menunjukkan aura seniman yang kuat di kalangan remaja masa kini.

“Karya yang indah adalah hasil dari perpaduan dedikasi, kesabaran, dan kreativitas yang tinggi,” tambahnya.

Segenap gurunya tentu menegaskan agar siswa tersebut dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berkarya lebih baik lagi.

“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, mengasah bakat, dan mengukir prestasi yang lebih gemilang di masa depan,” tegasnya.

Kegiatan membuat kaligrafi dan melukis berbagai hal seni di kalangan pelajar, nampaknya menjadi bidang yang sangat diminati di Kota Seribu Goa ini.

Tentunya, dengan adanya lomba seni lukis yang diselenggarakan di daerah tersebut mampu mencetak generasi muda yang berbakat hingga kancah internasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *