Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Bekasi Timur, Penumpang Panik dan Sejumlah Luka

Kondisi ringsek kereta yang tertabrak

Tabrakan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.52 WIB di Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di dalam rangkaian kereta yang terdampak.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat rangkaian KRL mengalami kerusakan cukup parah setelah dihantam kereta jarak jauh. Sejumlah penumpang masih berada di dalam gerbong saat kejadian, sementara kondisi di dalam kereta sempat gelap karena listrik padam.

Beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka, termasuk luka di bagian kepala. Teriakan panik terdengar dari dalam gerbong saat insiden berlangsung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa kejadian ini menyebabkan gangguan perjalanan kereta di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen stasiun pada KM 28+920.

Insiden tersebut terjadi akibat tertempernya rangkaian KRL oleh kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, yang berdampak pada operasional di jalur tersebut.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas gangguan yang terjadi.

“Kami bersama pihak kepolisian saat ini tengah melakukan evakuasi rangkaian kereta dan penanganan korban di lokasi. Kami juga berupaya agar operasional kereta dapat segera kembali normal,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan serta jumlah perjalanan kereta yang terdampak masih dalam proses investigasi. Pihak KAI menyatakan akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *