Perkuat Sinergi Bersama Bank bjb, Bank Jambi Dorong Percepatan Pemulihan Kinerja Bisnis

WIBNews.com – Bank Jambi secara resmi menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari langkah taktis perusahaan, Selasa (19/05/2026) kemarin.

Agenda krusial ini sengaja dilaksanakan sebagai bentuk penguatan strategi perusahaan dalam mendorong peningkatan serta optimalisasi kinerja bisnis dan layanan perbankan.

Langkah responsif ini diambil secara khusus pasca terjadinya sebuah insiden yang menimpa bank pembangunan daerah tersebut beberapa waktu lalu. Lewat pertemuan ini, manajemen berupaya keras untuk memulihkan sekaligus meningkatkan kualitas operasional perusahaan demi menjaga kepercayaan nasabah.

Bagi internal perusahaan, kegiatan ini juga diposisikan sebagai momentum yang sangat penting. Pertemuan besar ini dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi di semua lini, menjaga stabilitas operasional harian, serta memastikan bahwa seluruh layanan keuangan kepada masyarakat tetap berjalan dengan optimal tanpa hambatan.

Demi mencapai tujuan besar tersebut, kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jambi. Tidak ketinggalan, para pimpinan divisi serta perwakilan mitra strategis juga turut hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi perusahaan dan mendukung percepatan pemulihan kinerja secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Focus Group Discussion ini mengupas tuntas berbagai aspek operasional dan lini bisnis perusahaan. Beberapa poin utama yang menjadi bahan evaluasi mendalam meliputi penguatan mutu layanan kepada masyarakat luas serta peningkatan kualitas dalam sektor pembiayaan.

Selain itu, forum ini juga fokus merumuskan formula untuk efisiensi operasional, penguatan sistem manajemen risiko yang lebih ketat, hingga pengembangan kolaborasi bisnis baru. Semua strategi tersebut dirancang demi mendukung pertumbuhan positif Bank Jambi di masa-masa yang akan datang.

Salah satu poin strategis yang turut dibahas secara mendalam dalam kegiatan tersebut adalah penguatan sinergi bersama Bank bjb. Kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama melalui skema Joint Financing (JF) atau pembiayaan bersama dalam penyaluran kredit kepada masyarakat.

Kerja sama dengan skema Joint Financing ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Di sisi lain, kolaborasi ini juga ditargetkan dapat meningkatkan kapasitas penyaluran kredit, sekaligus mendorong peningkatan kinerja bisnis Bank Jambi dan Bank bjb secara beriringan.

Menanggapi situasi yang ada, pihak Bank bjb memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah taktis dan upaya keras yang dilakukan oleh Bank Jambi. Apresiasi tersebut diberikan atas ketanggapan manajemen Bank Jambi dalam menghadapi serta memitigasi dampak dari insiden siber yang terjadi.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Bank bjb menyatakan bahwa ancaman serangan siber sebenarnya merupakan tantangan global yang juga rutin mereka hadapi setiap harinya. Oleh karena itu, penguatan sistem keamanan, manajemen risiko, serta sinergi antarperbankan menjadi pilar yang sangat penting dalam menjaga stabilitas layanan publik.

Kehadiran manajemen Bank bjb dalam forum ini terbilang sangat solid dengan diwakili oleh sejumlah pejabat terasnya. Tampak hadir Direktur Kepatuhan Bapak Asep Dani Fadilah, Direktur Keuangan Hana Dartiwan, SEVP Korporasi & Komersial Isa Anwari, Pemimpin Divisi Manajemen Konglomerasi Keuangan Riki Achmad Nurdin, serta Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Kredit, Pasar dan Terintegrasi Arris Mirawan.

Selain itu, delegasi Bank bjb juga diperkuat oleh Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Lina Risnaeni, Pemimpin Divisi Kepatuhan & APUPPT Rudy Purwadhi, Pemimpin Divisi Akuntansi & Pelaporan Keuangan Moch. Indra, serta Pemimpin Grup Manajemen Konglomerasi 1 Evi Susilawati.

Direktur Utama Bank Jambi menegaskan kembali bahwa forum diskusi ini merupakan pijakan penting untuk mempertajam strategi korporasi. Melalui penguatan ini, seluruh target bisnis yang telah dicanangkan diharapkan dapat tercapai, dan komitmen pelayanan yang adaptif, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dapat terus terjaga.

“FGD ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi, menjaga stabilitas operasional, serta mendorong optimalisasi kinerja Bank Jambi agar terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. (Rls/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *