Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Respons Aspirasi Jembatan dan Jalan Provinsi
– Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan turut dihadiri Bupati Bungo Dedy Putra, Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat, Sekda Bungo Donny Iskandar, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Camat Tanah Sepenggal, serta Datuk Rio Dusun Empelu.
Masjid Al Falah yang berdiri sejak 1830 Masehi dikenal sebagai masjid tertua di Kabupaten Bungo dan termasuk salah satu yang tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur di masjid bersejarah ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengenang jasa para tokoh pendiri Provinsi Jambi, khususnya almarhum H. Hanafi yang dikenal sebagai penggagas berdirinya Provinsi Jambi dan merupakan putra asli Empelu. Ia mengajak jamaah untuk mendoakan almarhum serta meneladani semangat perjuangannya.
Gubernur menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Salah satu usulan utama warga adalah pembangunan Jembatan Empelu–Embacang Gedang sepanjang sekitar 120 meter yang melintasi Sungai Batang Tebo. Infrastruktur tersebut dinilai vital untuk membuka konektivitas antar desa serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Menurut perkiraan awal, kebutuhan anggaran pembangunan jembatan tersebut mencapai sekitar Rp30 miliar. Gubernur pun meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi segera berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo guna melakukan kajian teknis dan perhitungan anggaran secara detail.
Ia menyatakan, pembangunan infrastruktur akses seperti jembatan dan jalan merupakan investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya bagi Dusun Empelu tetapi juga wilayah sekitarnya.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti kondisi ruas Jalan Provinsi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Ia meminta jajaran teknis segera melakukan peninjauan lapangan dan menghitung kebutuhan biaya penanganannya agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi menyalurkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah. Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi turut memberikan Rp10 juta untuk masjid yang sama.
BAZNAS Provinsi Jambi juga menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin dan menyerahkan satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting yang berisi beras 5 kilogram, satu karpet telur, kacang hijau 1 kilogram, serta biskuit guna mendukung perbaikan gizi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi. Ia melaporkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur yang mendapat dukungan provinsi, di antaranya pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.
Selain itu, pembangunan jaringan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah juga terus dikembangkan, dengan usulan tambahan anggaran sekitar Rp40 miliar pada tahun ini.
Peningkatan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer serta Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer juga masih menjadi prioritas, mengingat masih terdapat sekitar 60 kilometer ruas jalan yang memerlukan perbaikan dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 miliar.
Usulan pembangunan turap penahan tebing pun telah diajukan ke BNPB dan direncanakan masuk dalam program tahun ini guna mengantisipasi potensi bencana serta melindungi keselamatan masyarakat.
Datuk Rio Dusun Empelu, H.M. Thohir, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Gubernur dan rombongan. Ia menilai momentum Safari Ramadhan ini menjadi kehormatan besar bagi masyarakat Empelu serta memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Safari Ramadhan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah.
Kehadiran Gubernur di Dusun Empelu tidak hanya mempererat ukhuwah di bulan suci, tetapi juga menegaskan komitmen pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi masyarakat Jambi.

